Wujudkan Konsep Rumah Sehat, Dosen Tetap Unair Adakan Semiloka Kesehatan

image
By On Selasa, April 24 th, 2018 · no Comments · In

Dalam rangka program rencana aksi inovasi yang dilakukan oleh empat belas dosen tetap Universitas Airlangga sebagai serangkaian acara dari Diklat Pra Tugas Dosen Tetap Non-PNS, kelompok yang dipimpin oleh Setho Hadisuyatmana, S.Kep.Ns, M.NS, ini melakukan pendampingan kesehatan masyarakat di kawasan Semampir, Surabaya. Kegiatan ini berwujud seminar kesehatan yang diselenggarakan pada tanggal 21 April 2018 di Balai RW. 3 Kelurahan Medokan, Semampir, dengan durasi acara selama hampir tiga jam. Kegiatan ini berangkat dari masalah kesehatan yang ditemukan di kawasan Semampir yaitu kecenderungan terjangkit penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dan diare.

Kegiatan yang dilakukan sebagai wujud pengabdian terhadap masyarakat ini mengambil tema besar “Rumah Sehat” yang berfokus pada tiga hal utama yaitu cuci tangan menggunakan sabun, sistem ventilasi rumah sehat, dan pengelolaan limbah domestik. Kegiatan ini diawali dengan proses pengumpulan data yang didapatkan dari pelaporan puskesmas terkait kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat setempat, konsultasi mahasiswa yang tengah menjalankan praktik profesi, dan survei lapangan yang dilakukan secara langsung oleh para dosen tetap. Adapun kegiatan seminar ini terbagi menjadi beberapa tahap yaitu pre-test, presentasi dan demonstrasi, serta sesi tanya-jawab dengan masyarakat.

Tahap pretest dilakukan agar mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat terhadap konsep “Rumah Sehat” dengan pertanyaan-pertanyaan dasar seputar keperluan ventilasi rumah, bagaimana tata kelola jamban di rumah selama ini, dan bagaimana kebiasaan mencuci tangan yang biasa dilakukan. Selanjutnya tahap presentasi dan demontrasi memberikan detail pengetahuan mengenai cara mencuci tangan yang baik dan benar, informasi mengenai persentase ventilasi dan ITR yang ideal dan upaya memaksimalkan penggunaan ventilasi demi mendapatkan pertukaran udara yang sehat, serta pengelolaan jamban dan lumpur tinja yang berkaitan dengan kecenderungan terjangkit diare akibat kondisi air tanah yang tercemar oleh limbah. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya-jawab sebagai upaya pemberian solusi atas masalah yang dihadapi oleh masyarakat.

Adapun empat belas dosen tetap yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari dosen Fakultas Keperawatan (FKP), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), dan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) dengan didampingi oleh Drs. Anang Triyono, M.Si sebagai coach. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sejumlah dua puluh orang kader kesehatan masyarakat setempat yang dapat membagikan ilmunya kepada masyarakat lebih luas.