Upayakan Pupuk Nasionalisme, Dosen Unair Rencanakan Pengembangan Kampung Peneleh

Upayakan Pupuk Nasionalisme, Dosen Unair Rencanakan Pengembangan Kampung Peneleh

image
By On Selasa, April 24 th, 2018 · no Comments · In

Dosen Unair mengadakan kunjungan ke Kampung Peneleh Surabaya pada Jumat (20/4) lalu. Dosen yang mengikuti kegiatan ini adalah salah satu kelompok peserta diklat pra-tugas dosen tetap Unair. Pengadaan kegiatan di kampung Peneleh merupakan bagian dari diklat off-class sebagai tindak lanjut diklat in-class yang telah  diadakan 3-12 April 2018 lalu.

Pada kegiatan yang bertajuk “Pengembangan Kampung Heritage Peneleh Surabaya” tersebut, para dosen menggali potensi wilayah berdasarkan kompetensi ilmu masing-masing. Adapun dosen yang bergabung dalam kelompok ini adalah dosen dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Fakultas Vokasi (FV), Fakultas Psikologi (Fpsi), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), dan Fakultas Hukum (FH).

Para dosen ini memulai kegiatan Jumat kemarin dari Kantor Kelurahan Peneleh di Jalan Mas Sunyoto No. 4 pukul 14.00 WIB. Selanjutnya, para dosen melawat ke beberapa titik yang dinilai menarik, yaitu rumah HOS Tjokroaminoto, Masjid Jamik, dan Makam Belanda. Berikutnya, para dosen melakukan pertemuan dengan kelompok ibu yang memproduksi jajanan khas Peneleh untuk berdiskusi seputar pengembangan produk yang mereka jual. Setelah itu, para dosen juga meninjau Puskesmas dan Taman Baca Peneleh untuk mempelajari situasi di kampung tersebut. Bagi para dosen, serangkaian agenda tersebut merupakan langkah awal untuk menggali dan memoles kawasan yang dianggap berpotensi untuk menjadi wisata kampung asli Surabaya.

Pengadaan kegiatan ini merupakan salah satu program dari aksi inovasi dosen tetap Universitas Airlangga (Unair). Diadakannya program aksi inovasi diharapkan mampu mendorong para dosen yang telah menjalani diklat pra-tugas dosen tetap Unair agar dapat berkontribusi langsung kepada masyarakat sesuai dengan bidang ilmu yang dikuasai.

Menurut pendamping dari Badan Diklat Jawa Timur, Dr. Hary Wahyudi, S.H., M.Si., kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kewajiban diklat pra-tugas, namun di samping itu juga untuk menumbuhkan nasionalisme para dosen melalui pengenalan Kampung Peneleh. Setelah kegiatan ini, para dosen diharapkan mampu mempublikasikan keberadaan Peneleh. Selanjutnya, mereka juga diharapkan dapat mengajak mahasiswa untuk mengenal, mengembangkan, serta mengapresiasi usaha penduduk sekitar Kampung Peneleh yang telah mempertahankan wajah kampung asli Surabaya.