Pelaksanaan Pelatihan bagi Bendahara Pengeluaran Pembantu

image
By On Senin, November 20 th, 2017 · no Comments · In

Direktorat SDM Universitas Airlangga adakan pelatihan bagi bendahara pengeluaran pembantu (Bimbingan Teknis). Pelatihan ini diadakan di Tretes pada 17-18 November 2017. Tujuan diadakannya pelatihan ini adalah pemberikan bekal praktis dan sistematis kepada tenaga kependidikan mengenai pemahaman peran bendahara pengeluaran pembantu sehingga diharapkan dapat mendukung program kerja yang telah ditetapkan dan dapat bekerja dengan efektif, efesien, akuntabel, dan transparan.

Pengelola keuangan khususnya bendahara pengeluaran pembantu dituntut untuk bekerja lebih efektif dan didukung dengan penguasaan sistem keuangan yang integratif seiring dengan tuntutan transparansi dan akuntabilitas keuangan Universitas Airlangga sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum. Sesuai dengan fungsinya tersebut, maka penting kiranya bagi unit-unit kerja untuk lebih mengenal dan memahami pentingnya peran bendara pengeluaran pembantu. Berdasarkan pertimbangan itu perlu untuk mengadakan pelatihan bagi bendahara pengeluaran pembantu (bimbingan teknis). Pelatihan mengenai bimbingan teknis (Bimtek) ini diikuti oleh 53 peserta yang berasal dari berbagai unit dan fakultas.

Materi yang diberikan pada pelatihan bagi bendahara pengeluaran pembantu (Bimbingan Teknis) meliputi pemahaman sistem pengelola keuangan, kebijakan umum bidang keuangan, proses penyusunan anggaran, verifikasi SPJ dan deteksi dini penyalagunaan aggaran. Acara ini dibuka langsung oleh Direktur Sumber Daya Universitas Airlangga Dr. Purnawan Basundoro, SS., M.Hum. Pemateri yang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini ialah Dr. Purnawan Basundoro, SS., M.Hum., Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., Dr. Ardianto, S.E., Ak., M.Si., Hj. Surati, S.Sos., Lilik Khusnawati, SE dan Yogi Desbrian, S.Ak., Guntoro, SE, serta Dr. Iswahjuni, Dra., M.Si., Ak. Para pemateri tersebut memberikan berbagai materi kepada peserta, seperti Implementasi Pengelola Keuangan PTN BH, Kebijakan Umum Bidang Keuangan, Sistem Pengelolaan Keuangan, Proses Penyusunan Anggaran dan Bidang Prioritas, Verifikasi SPJ, serta Deteksi Dini Penyalagunaan Anggaran.